Artikel


http://rahandono.blogspot.com/2009/03/audit-siklus-penggajian-dan-kepegawaian.html

2_computers

BAB I

LAPORAN PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah

Semua perusahaan baik jasa maupun manufaktur menggunakan system informasi akuntansi dalam mengelola informasi akuntansi perusahaannya.

Terdapat 3 manfaat atau fungsi dasar system informasi akuntansi, yaitu untuk mengumpulkan dan memproses data perusahaan secara edektif dan efesien, menyediakan informasi yang berguna untuk pembuatan keputusan serta untuk menyediakan  control yang cukup, guna memastikan bahwa data aktivitas bisnis dicatat dan diproses dengan cepat dan untuk menjaga data serta asset-aset lainnya.

Pemrosesan data yang menggunakan banyak dokumen kertas (secara manual atau dokumentasi) telah terbukti kurang efektif dan efesien karena pemborosan waktu dan biaya. Sedangkan pemrosesan secara terkomputerisasi dapat memberikan keuntungan dan manfaat bagi perusahaan, yaitu lebih cepat,data lebih banyak dan dapat dipercaya segingga dapat meminimalkan waktu dan biaya.

Sistem informasi akuntansi merupakan suatu sistem yang besar yang terdiri dari beberapa subsistem. Salah satu subsistem sistem informasi akuntansi yang dibahas oleh penulis adalah siklus pengeluaran dan siklus penggajian. Siklus pengeluaran dan siklus penggajian merupakan salah satu siklus yang memegang peranan penting didalam perusahaan. Hal ini disebabkan karena siklus pengeluaran mengatur pengeluaran-pengeluaran di perusahaan. Jika sistem informasi akuntansi siklus pengeluaran dan siklus penggajian yang ada dalam perusahaan kurang memadai, maka dapat mengakibatkan kesalahan informasi dalam pembayaran pembelian dan pembayaran gaji non-staff.

1.2 Fungsi, Tujuan dan Manfaat Penyusunan siklus penggajian dan manajemen sumberdaya manusia

1.2.1 Fungsi

yaitu untuk mengumpulkan dan memproses data perusahaan secara edektif dan efesien, menyediakan informasi yang berguna untuk pembuatan keputusan serta untuk menyediakan  control yang cukup, guna memastikan bahwa data aktivitas bisnis dicatat dan diproses dengan cepat dan untuk menjaga data serta asset-aset lainnya.

1.2.2 Tujuan siklus penggajian

Untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan sebelumnya baik dalam

jangka pendek maupun dalam jangka panjang, pemimpin perusahaan dalam hal ini

juga pemilik perusahaan merasakan masih adanya kekurangan-kekurangan terhadap

struktur pengawasan intern yang berkaitan dengan siklus pengawasan baik yang

menyangkut pendapatan maupun pengeluaran, sehingga informasi mengenai adanya

kebocoran-kebocoran diketahui setelah berjalan sekian lama atau dengan kata lain

informasi tentang kebocoran-kebocoran dalam perusahaan terlambat diketahui.

Tujuan audit penggajian dan kepegawaian yaitu untuk mengevaluasi saldo akun yang mempengruhi siklus itu, dinyatakan wajar sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Akun yang terkait dengan siklus ini adalah sebagai berikut

  1. Kas di Bank
  2. Gaji, Upah, Bonus dan Komisi yang masih harus dibayar
  3. Pemotongan pajak penghasilan dan potongan lainnya
  4. Beban gaji nyang masih harus dibayar
  5. Biaya tenaga kerja langsung
  6. Biaya pajak daftar gaji

1.2.3 Manfaat siklus penggajian

Salah satu manfaat dari Sistem Informasi Akuntansi adalah memberikan informasi tentang kegiatan-kegiatan perusahaan sehingga manajemen dapat mengambil keputusan yang penting termasuk membuat perencanaan dan pengendalian serta membantu perusahaan dalam proses penciptaan pendapatan. Mengingat pentingnya kebijakan penggajian dan pengupahan saat ini, maka diperlukan juga sistem informasi yang tepat untuk mengendalikannya.

1.3 Rumusan Masalah Dan Batasan Masalah

Pokok permasalahan yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Bagaimana sistem informasi akuntansi yang diterapkan oleh perusahaan khususnya pada sistem penggajian dan pengupahan?
  2. Apakah sistem informasi akuntansi tersebut telah berjalan efektif sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan perusahaan?

Sehubungan dengan kebutuhan informasi oleh manajemen maka informasi tersebut harus dapat ditafsirkan dengan mudah, benar dan tepat agar tidak menyesatkan bagi pihak-pihak yang membutuhkan.

Adanya sistem informasi yang baik sangat membantu manajemen sehingga menghasilkan informasi yang dapat mengarahkan dan memperlancar kegiatan sehari-hari serta dapat membantu pengambilan keputusan dan menjalankan fungsi pengendalian yang dilaksanakan oleh manajer.

Masalah sistem informasi akuntansi dengan aktivitas yang ada diperusahaan begitu luas dan komplek, berdasar hal tersebut maka penulis membatasi studi penelitian ini hanya pada sistem informasi akuntansi sebagai alat pengendalian intern dalam prosedur penggajian dan pengupahan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: