Yang Harus Dilakukan Perempuan Jika Diserang


Yang Harus Dilakukan Perempuan Jika Diserang

Anda pulang malam sehabis lembur di kantor dalam keadaan lelah dan mengantuk. Anda merasa mendengar bunyi langkah kaki di belakang Anda. Anda panik, menengok ke belakang dan melihat bayangan. Instruktru bela diri menamakan saat ini sebagai saat ‘uh oh’ atau saat sebelum kemungkinan penyerangan. Kemungkinan yang bisa terjadi adalah : perampokan, perkosaan, atau serangan pada setiap saat. Berikut hal-hal yang harus dilakukan jika saat ‘uh oh’ makin meningkat.

  1. Tunjukan kepada orang tersebut, bahwa Anda tahu akan kehadiran

mereka.

Segera menengok ke arah datangnya suara. Katakana secara keras dan tegas,” Saya bisa mendengar kamu. Saya tidak menginginkan masalah. Cepat pergi dari sini.” Kebanyakan penyerang akan menilai Anda berdasarkan reaksi awal.

  1. Siapkan badan Anda

Pasang kedua tangan di depan dada dan letakkkan satu kaki   agak di depan kaki lainnya. Bahu terbuka lebar, dengan berat disebarkan merata. Sikap siap siaga ini membuat Anda lebih mudah bergerak dan menunjukkan kepada enyerang, bahwa Anda akan menolak serangan.

  1. Siapkan rambut

Jika rambut Anda panjang, selipkan rambut ke dalam baju. Jika rambut Anda diikat ekor kuda, segera lepaskan ikatan dan lakukan hal yang sama. Banyak penyerang yang menggapai perempuan dengan menarik rambut terlebih dulu.

  1. Segera siapkan inventaris

Apakah Anda bawa payung? Buku? Pena? Atau benda lain

yang bisa digunakan sebagai senjata pribadi? Kemungkinan Anda kan ini. Jika Anda tangan kosong, raaih benda apa saja yang ada di sekitar Anda. Misalnya tutup tong sampah atau dahan kayu. Jika Anda bisa mengayunkan dan menusukkan benda itu, Anda akan bisa menyelamatkan diri.

  1. Teriak kebakaran

Jika penyerang terus mendekati Anda dan di sekitar Anda tidak

banyak orang yang lalu lalang, teriak keras ‘Kebakaran!’ Anda berkemungkinan lebih besar mendapatkan perhatian dengan teriakan seperti ini.

  1. Minta bantuan orang

Jika di dekat Anda ada orang lain, minta tolong mereka untuk

menelepon minta bantuan. Usahakan spesifik karena kemungkinan mereka panik. Katakana sesuatu seperti,”Hei, bapak yang pakai baju kuning, tolong telepon polisi! Pria ini terus mengikuti saya.”

  1. Tunggu saat untuk meledak dan melarikan diri

Jika Anda diserang dan dibekuk ke tanah, coba pura-pura

menurut. Untuk bisa memukul atau untuk terjadi serangan seksual, dia akan melepaskan Anda di antara waktu itu. Ketika ia melakukannya, gunakan lengan atau tungkai Anda yang bebas untuk menendang, menonjok atau mencakarnya sekeras dan secepat mungkin. Jika Anda dibekuk tengkurap, coba letakkan tangan dan lengan di bawah dada. Cara ini bisa membuat dada terangkat dan Anda bisa bernapas. Pada posisi sama, coba tekuk tungkai dan letakkan di pinggul. Pada saat tak terduga, Anda bisa menendang dengan meluruskan kaki yang ditekuk dan tending selangkangan pahanya. Yang paling penting dalam melindungi diri dari serangan adalah kegigihan. Jangan anggap remeh kekuatan tubuh dan pikiran Anda di tengah situasi intens ini. Belajar tip bela diri dan ingat, yang menentukan bukan ukuran perempuan di dalam pertempuran, tapi ukuran perempuan di dalam perempuan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: